saat kepala dan dada terasa jenuh

23/05/2010

Adakalanya kita merasa dunia ini seolah penuh sesak, begitu bising dan beragam masalah kehidupan serasa menghimpit. Baik fikiran maupun perasaan terasa penuh dan jenuh. Apa yang harus kita lakukan ditengah himpitan ini? Ya……Sebaiknya bersimpuh dan bersujud….bahkan mengadu hanya kepada Nya saja. Dialah yang menguasai segala urusan seluruh para mahluk, tak terkecuali kita sbagai mahluk manusia yang tiada daya uapaya ini. Meskipun kita mengetahui begitu banyak fakta bahwa manusia dijaman ini telah mampu memanfaatkan hampir seluruh alam di dunia ini, dengan cara mengekploitasi dan menguasainya dengan kecanggihan teknologi yang dianggap semakin maju dan modern……tetapi tetap saja manusia hanya sekecil serpihan debu di alam ini yang tiada berdaya upaya….pada akhirnya, terutama disaat mengalami berbagai musibah.

Tak ada cara lain, disaat jiwa dan raga serasa sarat oleh dampak urusan duniawi ini…jalan terbaik hanyalah menstabilisasikannya dengan kembali kepada Allah saja. Sekalipun secara logika kita akan mampu merefresing diri dengan berwisata ke alam yang asri dengan pemandangan yang indah-indah lagi segar sejuk udaranya, atau bahkan mungkin menghibur diri melupakan sejenak urusan rutinitas hidup dengan pergi klabing, berbelanja ke mal-mal atau berkumpul bersenda gurau dengan orang-orang tersayang….tetap saja kita membutuhkan tempat yang lebih nyaman secara hakiki, melebihi kenyamanan fasilitas duniawi.

Mendekatkan diri kepada Nya, baik disaat sedang suka maupun duka, sedang lapang ataupun sedang merasa sumpek fikiran dan perasaan….adalah kebutuhan fitrah manusia terhadap sang khaliqnya. Semoga kita tergolong orang-orang yang selalu mengingat dan mendekatkan diri pada Nya agar selalu berada pada arah jalan-Nya yang lurus……….♥

LalangseHate

3 Tanggapan to “saat kepala dan dada terasa jenuh”

  1. Menangkap Tuyul berkata

    Hatiku terketuk Mas…

    Salam kenal

    • k i a r a berkata

      alhamdulillah……smoga inspirasi yang tak seberapa ini mampu mengetuk hati yang senantiasa ‘hidup’………
      thanks ya….atas kunjungannya.
      salam kenal lagi……
      maaf saya bukan mas-mas tp bu-ibu….☺

  2. Anak Rantau berkata

    Thanks pencerahannya Sob.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.