gadis kecil itu….(2)

24/08/2009

''''''hujanelfwood.comsad
Dia berlari sekencang yg dia mampu. Hujan kian deras dan anginpun berhembus kencang. Dalam sekejap saja kerumunan dan lalu lalang orang-orang dijalanan menjadi sepi. Mereka menepi ke dinding pertokoan, warung dan sebagian masuk kedalamnya.

Akhirnya dia berteduh dibawah kanopi jendela yang lebar. Dia merapatkan tubuhnya pd diding bibir jendela. Inginya dia terus berlari menerjang lebatnya hujan, menghampiri warung-warung dan makanan-makanan yang hendak dibelinya. Tapi matanya terasa berkunang-kunang, membuatnya limbung dan larinya gontai. Dia memilih untuk mengatur nafasnya dulu yg trsenggal senggal sambil berteduh.

Langit senja tertutup hujan semakin temaram seiring beranjaknya malam. Adzan magrib terdengar sayup berbaur gemuruh hujan. Air hujan menerpa wajah dan bibirnya, terasa sedingin air es, dihirupnya sekedar membasahi kerongkongan kering. Meskipun tak seberapa, air hujan itu mampu memberi sedikit kesegaran dalam dada, sebagai pembuka puasanya…

Tangannya memeluk dada sambil menggenggam uang yg belum dibelanjakan. Terpaan angin berikut hujan membuat baju kuyup melekat di tubuh. Dia mulai kedinginan. Tubuhnya semakin merapat kedinding dan bibir jendela, berharap makin terlindung. Di balik jendela bertirai transparan terlihat olehnya meja besar dikelilingi orang dewasa dan anak2. Rupanya orang2 itu tengah menikmati makanan yg terhidang di meja. Perut yg telah melilit perih tak disadarinya, karena tiba-tiba terbuai bayangan menyenangkan dibenaknya…dia merasa tengah duduk di samping nenek…makanan tergelar di atas tikar, nasi bungkus kesukaannya, kolak, kue2, dan aneja macan jajanan …. Senyumnya mengembang, sama sekali tak terasakan derai air hujan menerpa kulit, juga angin dingin menusuk tulang. Dia tenggelam dalam halusinasi yg kini melingkar-lingkar di atas kepalanya…

Bayangan itu tiba-tiba lenyap ketika kilatan cahaya membelah langit. Bersamaan dengar gemuruh guntur, samar-samar sesosok tubuh menyingkap derasnya tirai hujan. Beberapa kali diseka matanya, karena tak mempercayai siapa yang dilihatnya. “Neneek…?!” pekiknya. Senyumnya kian terbuka lebar, saat melihat kedua tanggan yang terkembang itu benar2 tangan neneknya, mengarah padanya. Disambutnya dengan pelukan yang teramat kuat. Kerinduan memuncak dalam dada, seakan bertahun2 tak bertemu. Ditatapnya penuh harap wajah dn senyum nenek, tampak seakan bercahaya…kepalanya tenggelam dalam pelukan yg membuatnya tentram dan nyaman…tak ingin lepas…mengikatnya dalam kebahagian. Kebahagiaan yg mampu menyeka peluh keletihan, mengusap air mata kesengsaraan, mengenyangkan perut di saat lapar…bahkan mampu menghapus rasa sakit di tubuh jadi tak terasakan….

Begitulah gadis kecil itu…berbeda dengan anak-anak lain, yang di hari pertama puasanya bisa leluasa bermain hingga waktu berbuka dan menikmati aneka makanan ditengah-tengah keluarga. Sedangkan
gadis kecil itu, setelah menjalani puasa hari ini, akhirnya dia tergolek lemas tersiram hujan dan terhembus angin, dan kaku kedinginan, di sudut dinding bawah jendela…

Keesokan hari…beredar cerita ttg nenek dan cucu meninggal dalam keadaan menyedihkan. Sang cucu meninggal di dekat pasar, sedangkan neneknya terduduk kaku didepan pintu. Juga, tersiar cerita bahwa kedua wajah mereka tampak berseri…jarang sekali wajah orang meninggal menyiratkan kebahagiaan, kedamaian dan ketenangan yang spt itu……

Bjg.gede,22agustus2009

Iklan

Satu Tanggapan to “gadis kecil itu….(2)”

  1. dir88gun-W said

    Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang di seluruh penjuru dunia maya…

    Alhamdulillah, setelah sempat stagnant sampai sebulan lebih,
    akhirnya ada yang menginspirasi saya untuk menulis ucapan…
    & mengirim komentar spam-nya kepada Saudara2, He he he…
    Tapi kali ini, insyaAllah… saya akan mencoba lebih sopan.

    Hmm, mau tahu isi komen saya kali ini? Heee… rahasia…
    Ya udah deh, nih saya kasih tau.
    Tapi, beneran… mau tahu? Apa? Beneran… yakiin?
    Ow… jangan ngambek donk, iya maaf-maaf…
    Nih, aku kasih link comment-nya…

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/08/
    ucapan-selamat-kemerdekaan-ramadhan.html

    http://www.4shared.com/file/127273395/aafaeca/
    Ucapan_Selamat_Kemerdekaan__Ramadhan.html

    Selamat men-download & membaca komentar saya, ya!
    Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita sekeluarga…
    dari kejamnya adzab & dahsyatnya fitnah…
    yang ia turunkan di dunia, di dalam kubur, & di akhirat.

    Alhamdulillah, Saudaraku tersayang dimanapun kalian berada.
    Jadikanlah Romadhon kali ini lebih istimewa bagi dirimu…
    dengan mengamalkan Qur’an & Sunnah.
    Selamat menunaikan ibadah puasa, secara Lahir Bathin…
    serta raihlah kemenangan sejati untukmu.

    Buat Saudaraku yang punya blog ini, ma kasih, ya…

    Wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: