Korupsi, Rencana Kenaikan BBM dan Tomcat

08/04/2012

Korupsi merajalela dan tidak mampu diusut tuntas pemerintah…Rencana kenaikan BBM pemicu berbagai demontrasi di berbagai kota dan daerah disertai kenaikan sembako…Kemudian heboh kemunculan tomcat, sejenis serangga yang mengakibatkan demam disertai luka seperti terbakar…Ketiga fenomena itu menjadi momok yang membuat masyarakat di negeri ini bertambah ‘galau’…:(. Di saat kegalauan sepeti ini, andai saja masyarakat ini seumpama anak kecil, kepada siapa mereka meminta bantuan dan perlindungan? Setelah Para Dewan yang terhormat ternyata hanya mampu memperjuangkan menunda kenaikan BBM, setelah mengetahui ternyata wabah tomcat semakin meluas ke berbagai kota dan daerah, setelah melihat dan mendengar berita ternyata para koruptor yang nyaris bisa dipenjarakan itu hanya baru sampai tarap nyaris saja, para koruptor yang telah jadi tersangka tetap bebas dan masih menghirup hasil raupan haramnya. Bahkan sebagian kecil yang berteriak meminta bantuan dan pertolongan presidenpun terlibas berbagai suara dan berita lain yang tak kalah membuat situasi tambah galau…diantaranya berita tentang curhatan presiden yang menghawatirkan keberadaan kedudukannya, bahkan keselamatannya.

Kepada siapa lagi masyarakat kebanyakan ini mengharap perlindungan dan pertolongan, toh orang sekaliber presiden yang berlapis-lapis pengamanannya, begitu tinggi kedudukannya di pemerintahan, dan tentu saja kesejahteraan penghidupannya terjamin…ternyata tak jauh beda kegalauannya dengan masyarakat pada umumnya. Seorang pemimpin besar saja bisa merasa galau, bagaimana dengan orang orang kebanyakan yang serba kurang dalam berbagai hal keduniawiannya ini? Begitulah dunia, kalau tidak galau mungkin tidak rame.

Kalau ngikuti situasi saat ini yang begini adanya, kadang membuat kita jadi ikut ikutan galau. Ibarat berbagai percikan di atas permukaan air, permukaan yang mulanya tenangpun jadi ikut beriak karena rentetan gelombangnya. Satu-satunya yang bisa kita lakukan ditengah kegalauan korupsi yang tidak tuntas tuntas, BBM yang akhirnya bakal naik juga dan menyebarnya wabah tomcat…tapi yang terakhir ini katanya sudah bisa diatasi dengan menyemprot racun serangga bahkan alat elektronik pengusir serangga, akhirnya kita kembalikan semua ini kepada Sang Pemilik Kehidupan ini, kepada Sang Perancang dan Penentu kehidupan ini. Hanya Dia saja, Tuhan tempat sejatinya kita berlindung dan memohon pertolongan….bukan kepada manusia ataupun kepada Para Dewan yang terhormat, tidak juga kepada Presiden. Langsung saja kepada Sang Raja segala Raja, pemilik semesta ini. Jika demikian, tak perlu galau lagi…sekalipun permukaan air masih tetap beriak, tapi setidaknya didalamnya tenang…hati, jiwa kita tetap tenang menghadapi semua ini. Dan seperti lirik lagu D’Masif: “Syukuri apa yang ada”, karena kita masih beruntung tidak seperti di negri negri yang tengah konflik berdarah, dan bukan juga negri miskin yang tidak memiliki sumber alam. Kita hidup di negri yang masih cukup kaya kekayaan alamnya, dan masih terjaga kerukunan masyarakatnya, inilah modal kita untuk tetap berusaha bangkit dan terus maju. Yang zalim zalim biarlah urusan Tuhan, karena segala sesuatu tidak akan terlepas dari hukum sebab akibat, Sunatullah dan kerangka kehendakNya… Mudah mudahan dengan ketenangan hati dalam menjalani semua kenyataan ini, akan mampu menularkan ketenangan ke sekelilingnya…dan menangkal riak riak kegalauan dipermukaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: